Sahabat karetbundar88.blogspot.com kali ini kita akan membahas cara memasang turbo pada mobil.yang pertama kita telusuri dulu apa itu turbo?
Turbocharger atau biasa disebut turbo sudah hadir sejak tahun 1912,turbo pada awalnya digunakan pada mesin mesin diesel yang terasa kurang tarikan di putaran atas,tapi pada perkembanganya pada otomotif kini turbo sering digunakan pada mesin bensin untuk performa tingkat tinggi.itu sjarah singkat mengenai turbo,bagaimana cara pemasanganya pada mobil?
proses kerja turbo dimulai tetika udara
masuk ke inlet turbo, kemudian dikompresi oleh Compressor Turbin
Wheel dan dikeluarkan melalui Compressor
Outlet, masuk dan di dinginkan ke dalam intercooler sebelum
memenuhi ruang dalam mesin untuk proses pembakaran. Kemudian udara
dikeluarkan kembali dan masuk melalui Exhaust Gas Inlet yang dialirkan oleh
Turbin Wheel dan akhirnya keluar melalui Exhaust Gas Outlet
Sebelum pemasangan perlu diperhatikan kondisi mesin
harus
dalam kondisi prima, tidak berasap, tidak banyak kerak, dan
tidak mengeluarkan bunyi karena gesekan bahan metal sebaiknya kompresi harus
tetap rendah atau bisa juga dengan mengganti piston
menggunakan tipe low comp, atau mengganti head dengan ukuran ruang bakar yang
lebih besar. Bersihkan turbo sebelum pemasangan, cek kondisinya apakah kondisi
bushing/bearing masih dalam kondisi bagus atau tidak. Perlu juga dicermati
seal- seainya agar tidak ada kebocoran.
Periksa kondisi membran wastegate pastikan tidak ada yang bocor. Wastegate
harus distel sesuai dengan tekanan yang dikehendaki, bisa juga menambahkan per
eksternal untuk menaikan tekanan. Sering kali dudukan wastegate harus dirubah karena mentok
atau tidak sesuai dengan posisi turbo.
Dudukan turbo terletak di manifold berarti secara otomatis header harus dibuat kastem, acuan pemasangannya mengikuti letak jalur oli masuk dan keluar yang harus tetap tegak lurus, posisi turbo yang ideal harus berada lebih tinggi minimal 5 cm dari level oli dalam karter dan pipa oli balik tidak boleh berada di bawah level oli. Posisi compres- sor housing dan turbin housing dapat berubah-ubah mengikuti kebutuhan piping.proses housing turbo juga harus di lancarkan agar posisinya dapat mengarah ke posisi yang paling efektif dan optimal ketika pemasangan.
Jaga jarak komponen turbo dengan komponen lain yang sensitif pada suhu panas seperti elektrikal,karet atau pelastik.menempatkan turbo pada manifold dengan metode las,besrihkan sisa las yang tertinggal karena akan sangat berbahaya jika kotoran masuk ke sistem turbo dan merusak turbin.
Setelah itu membuat piping jalur
udara, bahan yang digunakan harus yang benar-benar tahan panas. Pipa dari Compressor Outlet ke intercooler. kemudian dari intercooler ke throttle body, lalu
di inlet turbo dipasang filter udara. Posisi filter udara mengarah
ke tempat yang berpotensi untuk mendapatkan udara yang paling dingin. Pipa
diantara turbo inlet dengan throttle
body lebih baik memiliki panjang lebih agar
tidak dipengaruhi oleh getaran mesin atau goncangan. Settingan untuk pembakaran
juga dibutuhkan karena pasokan udara sudah berlimpah, berarti asupan bahan
bakar harus mengikuti kondisi ini agar sesuai.
Pada mesin injeksi ada be berapa cara
untuk menambah lean volume bensin, diantaranya adalah
menggunakan ECU tipe stand alone, resikonya harus mengganti injector yang lebih
besar dan timming pengapian bisa lebih luwes untuk di setel, Atau cara lain
dengan menggunakan jasa piggyback yang
memanipulasi data sebelum masuk ke ECU. Terakhir
adalah penggunaan jenis bahan bakar, untuk mesin dengan boost rendah (max 0,5 bar) lebih baik menggunakan pertamax plus,demikian penjelasan singkat mengenai bagaimana cara memasang turbo pada mobil semoga artikel ini bermanfaat,salam....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar