Senin, 10 April 2017

cara memasang turbo pada mobil


  Sahabat karetbundar88.blogspot.com kali ini kita akan membahas cara memasang turbo pada mobil.yang pertama kita telusuri dulu apa itu turbo? 
  Turbocharger atau biasa disebut turbo sudah hadir sejak tahun 1912,turbo pada awalnya digunakan pada mesin mesin diesel yang terasa kurang tarikan di putaran atas,tapi pada perkembanganya pada otomotif kini turbo sering digunakan pada mesin bensin untuk performa tingkat tinggi.itu sjarah singkat mengenai turbo,bagaimana cara pemasanganya pada mobil? 
  
proses kerja turbo dimulai tetika udara masuk ke inlet turbo, kemudian dikompresi oleh Com­pressor Turbin Wheel dan dikelu­arkan melalui Compressor Outlet, masuk dan di dinginkan ke dalam intercooler sebelum memenuhi  ruang dalam mesin untuk proses pembakaran. Kemudian udara dikeluarkan kembali dan masuk melalui Exhaust Gas Inlet yang dialirkan oleh Turbin Wheel dan akhirnya keluar melalui Exhaust Gas Outlet
Sebelum pemasangan perlu diperhatikan kondisi mesin ha­rus dalam kondisi prima, tidak berasap, tidak banyak kerak, dan tidak mengeluarkan bunyi karena gesekan bahan metal sebaiknya kompresi harus tetap rendah atau bisa juga dengan mengganti pis­ton
menggunakan tipe low comp, atau mengganti head dengan ukuran ruang bakar yang lebih besar. Bersihkan turbo sebelum pemasangan, cek kondisinya apakah kondisi bushing/bearing masih dalam kondisi bagus atau tidak. Perlu juga dicermati seal- seainya agar tidak ada kebocoran. Periksa kondisi membran wastegate pastikan tidak ada yang bocor. Wastegate harus distel sesuai dengan tekanan yang dike­hendaki, bisa juga menambahkan per eksternal untuk menaikan tekanan. Sering kali dudukan wastegate harus dirubah karena mentok atau tidak sesuai dengan posisi turbo.
  


    Dudukan turbo terletak di manifold berarti secara otomatis header harus dibuat kastem, acuan pemasangannya mengikuti letak jalur oli masuk dan keluar yang harus tetap tegak lurus, posisi turbo yang ideal harus berada lebih tinggi minimal 5 cm dari level oli dalam karter dan pipa oli balik tidak boleh berada di bawah level oli. Posisi compres- sor housing dan turbin housing dapat berubah-ubah mengikuti kebutuhan piping.proses housing turbo juga harus di lancarkan agar posisinya dapat mengarah ke posisi yang paling efektif dan optimal ketika pemasangan.

  Jaga jarak komponen turbo dengan komponen lain yang sensitif pada suhu panas seperti elektrikal,karet atau pelastik.menempatkan turbo pada manifold dengan metode las,besrihkan sisa las yang tertinggal karena akan sangat berbahaya jika kotoran masuk ke sistem turbo dan merusak turbin.

 
   Setelah itu membuat piping jalur udara, bahan yang digunak­an harus yang benar-benar tahan panas. Pipa dari Compressor Out­let ke intercooler. kemudian dari intercooler ke throttle body, lalu di inlet turbo dipasang filter uda­ra. Posisi filter udara mengarah ke tempat yang berpotensi untuk mendapatkan udara yang paling dingin. Pipa diantara turbo inlet dengan throttle body lebih baik memiliki panjang lebih agar tidak dipengaruhi oleh getaran mesin atau goncangan. Settingan untuk pembakaran juga dibutuhkan karena pasokan udara sudah berlimpah, berarti asupan bahan bakar harus mengikuti kondisi ini agar sesuai.

  
   Pada mesin injeksi ada be berapa cara untuk menambah lean volume bensin, diantaranya adalah menggunakan ECU tipe stand alone, resikonya harus mengganti injector yang lebih besar dan timming pengapian bisa lebih luwes untuk di setel, Atau cara lain dengan meng­gunakan jasa piggyback yang memanipulasi data sebelum masuk ke ECU. Terakhir adalah penggunaan jenis bahan bakar, untuk mesin dengan boost rendah (max 0,5 bar) lebih baik menggunakan pertamax plus,demikian penjelasan singkat mengenai bagaimana cara memasang turbo pada mobil semoga artikel ini bermanfaat,salam....



Tidak ada komentar:

Posting Komentar